IPOL.ID – Presiden Prabowo Subianto meminta negara-negara ASEAN mempercepat langkah diversifikasi energi di tengah situasi global yang dinilai makin tidak menentu. Seruan tersebut disampaikan Prabowo dalam sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Jumat (8/5).
Prabowo menyoroti memanasnya tensi geopolitik saat ini telah mengganggu jalur logistik global. Dampaknya, pasokan energi di berbagai negara, termasuk anggota ASEAN, kini berada dalam tekanan besar yang diprediksi akan berlangsung lama.
“Gangguan berkepanjangan di sepanjang jalur global utama sudah memberikan tekanan yang sangat tinggi pada situasi energi negara kita dan tekanan itu tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat,” ucap Presiden.
Ia menyatakan ASEAN harus bersiap menghadapi potensi gangguan jangka panjang. Menurutnya, ketahanan energi kawasan tidak dapat dibangun secara reaktif, tetapi harus dipersiapkan secara proaktif melalui pendekatan yang jelas dan berorientasi ke depan.
“ASEAN harus siap menghadapi gangguan jangka panjang. Ketahanan kita harus dibangun secara proaktif dengan pendekatan yang jelas dan berorientasi ke masa depan,” katanya.
