IPOL.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap memperluas jangkauan transportasi publik lintas daerah dengan membuka trayek baru Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta. Rute ini digadang-gadang menjadi salah satu koneksi termurah menuju bandara sekaligus simbol penguatan transportasi kawasan aglomerasi Jabodetabek.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, perluasan rute Transjabodetabek bukan sekadar penambahan trayek, melainkan bagian dari perubahan pola mobilitas warga metropolitan yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi.
“Transjabodetabek ini kita bangun serius. Dari Banten ke Jakarta sudah terhubung, seperti Alam Sutera–Blok M dan PIK 2–Blok M. Selanjutnya, Bandara Soekarno-Hatta akan langsung terhubung ke Blok M,” kata Pramono, Kamis (5/2/2026).
Menurut Pramono, tarif yang terjangkau menjadi kunci agar transportasi publik benar-benar digunakan masyarakat. Dengan tarif Rp3.500 dan armada yang disiapkan berstandar layanan Transjakarta, ia optimistis rute ini akan diminati penumpang dari berbagai lapisan.
