IPOL.ID – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, perguruan tinggi vokasi dituntut menghadirkan inovasi yang aplikatif dan mudah diterapkan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Politeknik Pertanian Negeri Samarinda melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menyentuh langsung kebutuhan warga di tingkat lingkungan.
Dosen Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Haryatie Sarie, dilansir kemendiktisaintek pada Jumat (20/02/2026) menyatakan memberikan pelatihan hidroponik sistem Dutch bucket berbasis cocopeat kepada warga RT 036 Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata transfer teknologi tepat guna yang dirancang untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan sekaligus pemanfaatan limbah rumah tangga secara produktif.
Pelatihan yang berlangsung di Musholla Al Ikhlas tersebut diikuti puluhan warga dengan antusias. Peserta memperoleh pendampingan teknis mulai dari perakitan instalasi Dutch bucket, pemanfaatan jerigen dan galon bekas sebagai wadah tanam, hingga penggunaan sabut kelapa (cocopeat) sebagai media tanam yang hemat air dan ramah lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya mengajarkan teknik budidaya, tetapi juga membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat.

