IPOL.ID – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan seorang wanita bernama Dwi Sasetyaningtyas (DS). Lewat konten unboxing paket paspor dan dokumen kewarganegaraan Inggris untuk anaknya, Dwi memicu kontroversi publik setelah menyematkan kalimat, “Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan.”
Sorotan publik kian menguat setelah diketahui Dwi merupakan penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Suaminya, berinisial AP, juga tercatat sebagai alumnus program beasiswa yang dibiayai negara tersebut.
Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak LPDP menyatakan keprihatinannya. Tindakan Dwi dinilai tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang selama ini ditanamkan kepada para penerima beasiswa (awardee).
“Sesuai ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP memiliki kewajiban untuk melaksanakan masa pengabdian berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi + 1 tahun. Dalam kasus saudari DS yang menempuh studi selama dua tahun, kewajiban kontribusi tersebut adalah lima tahun,” kata LPDP dalam keterangannya dikutip Senin (23/2).

