IPOL.ID – Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang sebuah kapal tanker minyak milik Amerika Serikat (AS) di kawasan utara Teluk. Serangan tersebut dilaporkan memicu kebakaran di kapal yang menjadi target.
Melansir laporan Reuters, Kamis (5/3), pihak militer Iran menegaskan bahwa selama periode perang ini, seluruh aktivitas pelayaran yang melalui Selat Hormuz berada di bawah kendali penuh pemerintah Teheran.
Kendali ketat ini diberlakukan sebagai respons atas dinamika konflik yang sedang berlangsung.
Namun belum ada konfirmasi independen terkait klaim serangan tersebut maupun insiden lain yang disebut-sebut terjadi di kawasan itu dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu sebuah insiden terpisah dilaporkan terjadi di wilayah perairan Irak. Bloomberg melaporkan sebuah kapal tanker minyak meledak di lepas pantai, mengakibatkan kerusakan struktur dan kebocoran pada tangki kapal.
Kapal bernama Sonangol Namibe tersebut dilaporkan didekati oleh sebuah kapal kecil misterius di dekat Khir Al Zubair sebelum ledakan keras terjadi.
