IPOL.ID – Iran menegaskan Selat Hormuz tetap terbuka bagi lalu lintas kapal internasional, kecuali bagi kapal tanker dan kapal milik Amerika Serikat, Israel, serta sekutu mereka yang dianggap sebagai “musuh” Iran.
“Selat Hormuz hanya ditutup untuk kapal tanker dan kapal milik musuh Iran. Kepada mereka yang menyerang Iran dan sekutu mereka. Yang lain dipersilakan untuk lewat,” ucap Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam sebuah wawancara dengan MS Now, dikutip Minggu (15/3).
Araghchi menyebut hingga saat ini lalu lintas kapal di jalur pelayaran strategis tersebut masih berlangsung. Sejumlah kapal dari berbagai negara tetap melintasi selat yang menjadi salah satu rute energi terpenting di dunia itu.
Setidaknya kapal dari India dan China dilaporkan telah melintas dengan aman di perairan tersebut.
Meski demikian, ia mengakui sebagian negara memilih menghindari jalur tersebut karena alasan keamanan. Menurutnya, keputusan tersebut bukan merupakan kesalahan dari Iran.
“Tentu saja, banyak dari mereka lebih memilih untuk tidak lewat karena masalah keamanan. Ini tidak ada hubungannya dengan kami,” kata dia.
