IPOL.ID – Suhu udara di Jakarta terasa lebih panas belakangan ini. Kondisi tersebut bukan hanya membuat aktivitas di luar ruangan menjadi lebih melelahkan, tetapi juga berpotensi memicu gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta pun mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca panas yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari dehidrasi hingga heatstroke.
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan paparan suhu tinggi dapat berdampak langsung pada kondisi tubuh apabila tidak tidak diantisipasi dengan baik.
“Secara umum kalau cuaca panas dari kesehatan, kekurangan cairan (dehidrasi), kelelahan (heat exhaustion), hingga heatstroke,” kata Ani dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3).
Suhu panas yang tinggi juga dapat memicu sejumlah gejala kesehatan lain seperti pusing, kram otot, gangguan pada sistem kardiovaskular dan pernapasan, hingga iritasi pada kulit.
Kelompok yang paling rentan terhadap kondisi ini di antaranya pekerja lapangan, anak-anak, ibu hamil, serta lanjut usia (lansia).
