Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Banyak Masalah, Survei Porec Ungkap 88 Persen Publik Nilai MBG Hanya Untungkan Elit
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Banyak Masalah, Survei Porec Ungkap 88 Persen Publik Nilai MBG Hanya Untungkan Elit
Nasional

Banyak Masalah, Survei Porec Ungkap 88 Persen Publik Nilai MBG Hanya Untungkan Elit

Panjangnya rantai distribusi dalam program ini membuka peluang terjadinya praktik rente dan inefisiensi anggaran.

Timur
Timur Published 14 Apr 2026, 13:07
Share
3 Min Read
Ilustrasi. Salah satu dapur penyedia MBG. Foto: Dok bgn.go.id
Ilustrasi. Salah satu dapur penyedia MBG. Foto: Dok bgn.go.id
SHARE

IPOL.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadapi sorotan tajam setelah hasil survei nasional yang dilakukan Policy Research Center (Porec) menunjukkan mayoritas publik menilai program tersebut lebih banyak menguntungkan kalangan elit dibanding masyarakat sasaran.

Survei yang dilakukan pada Maret 2026 terhadap 1.168 responden itu mencatat sebanyak 88,5 persen responden menilai manfaat MBG lebih banyak mengalir kepada elit politik dan pihak pengelola, sementara hanya 6,5 persen yang menyebut anak-anak dan keluarga penerima benar-benar merasakan manfaatnya.

Temuan ini sejalan dengan persepsi publik terhadap tata kelola program. Sebanyak 87 persen responden menilai MBG rawan dikorupsi. Selain itu, 79 persen responden menilai kualitas makanan sengaja diturunkan demi keuntungan pihak tertentu, dan 76 persen menyebut makanan yang diterima tidak sebanding dengan besarnya anggaran.

Peneliti Porec, Arif Novianto, mengatakan hasil survei ini mencerminkan persoalan serius dalam desain dan pelaksanaan program. “Kami melihat ada persoalan struktural dalam tata kelola MBG, bukan sekadar masalah teknis di lapangan,” ujarnya belum lama ini di Jakarta.

Baca Juga

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi. Foto: dok pribadi
Penghentian Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG Patut Dicurigai Ada Intervensi ke Kejagung
Buruh Indonesia Bersama Polri Dukung Pemberantasan Korupsi
Pakar Dukung Polri Tuntaskan Tiga Kasus Korupsi Besar, Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum

Ia menambahkan, panjangnya rantai distribusi dalam program ini membuka peluang terjadinya praktik rente dan inefisiensi anggaran. “Ketika distribusi melibatkan banyak pihak tanpa pengawasan yang transparan, maka potensi penyimpangan menjadi sangat besar,” kata Arif.

Survei juga mencatat bahwa sebanyak 44,5 persen responden menilai elit politik sebagai pihak paling diuntungkan, disusul 44 persen pengelola dan mitra dapur. Kondisi ini memperkuat persepsi publik bahwa program belum tepat sasaran.

Selain itu, pengalaman langsung masyarakat turut memperkuat temuan survei. Sejumlah responden mengaku menerima makanan dengan kualitas rendah, bahkan jauh dari standar gizi yang dijanjikan. Ada pula yang menyoroti dugaan praktik mark-up dalam pengadaan bahan pangan.

Dampak dari menurunnya kepercayaan publik terlihat pada tingkat dukungan terhadap program. Hanya sekitar 20 persen responden yang menyatakan program perlu dilanjutkan, sementara mayoritas menginginkan evaluasi menyeluruh atau penghentian dalam bentuk saat ini.

Menariknya, ketidakpuasan tersebut diikuti dengan meningkatnya partisipasi publik. Sebanyak 97,8 persen responden mengaku akan mengambil tindakan, baik melalui media sosial, kanal pengaduan resmi, hingga aksi kolektif seperti petisi dan advokasi.

Menurut Arif, kondisi ini menunjukkan bahwa publik tidak lagi pasif dalam merespons kebijakan. “Ada kecenderungan masyarakat mulai terorganisir untuk mengawal program publik agar lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Porec merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG, termasuk melibatkan lembaga independen dalam pengawasan. Selain itu, model distribusi dinilai perlu disederhanakan dan diarahkan berbasis komunitas agar manfaat program lebih tepat sasaran.

Program MBG juga disarankan untuk difokuskan pada kelompok paling rentan, sehingga anggaran besar yang dialokasikan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (tim)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Badan Gizi Nasional, gizi, Korupsi, MBG, MBG rawan dikorupsi, porec, rente, SPPG, Survei, Survei POREC
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article ILUSTRASI LAB KEMENKEU BPDP Buka Program Grant Riset 2026 demi Pacu Inovasi Sektor Perkebunan
Next Article Program Data Unboxed @Campus bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” yang digelar di Auditorium Universitas Udayana, Bali, Jumat (10/4). Foto: Telkom Indonesia Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi layanan SIM keliling yang diadakan di DKI Jakarta. Foto: Polda Metro Jaya
Jakarta Raya

Cek Ulang Jadwal dan Lokasi 5 Layanan SIM Keliling Jakarta Terbaru Hari Ini: Kamis 16 Juli 2026

HeadlineNusantara
Viral Remaja di Sidoarjo Terima Order Ojol Tanpa Busana, Polisi Lakukan Pendampingan dan Pemeriksaan
16 Jul 2026, 11:50
Jabodetabek
Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling untuk Warga Kota Bekasi, Kamis 16 Juli 2026
16 Jul 2026, 07:25
Ekonomi
Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan Mangga Dua dan Bank BJB Perluas Akses MLT Perumahan bagi Pekerja
16 Jul 2026, 09:30
Nusantara
Viral di Medsos, Turis Australia Tegur Keras Pengunjung Diduga Kotori Pulau Padar
16 Jul 2026, 11:22
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?