IPOL.ID-Seruan perdamaian dunia disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dari lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026) malam.
Seruan itu menilik pada kondisi dinamika global yang penuh tantangan. Dikarenakan perang yang berkecamuk di Timur Tengah serta Rusia dan Ukraina di benua biru, eropa.
“Dalam ajaran Hindu, kita mengenal nilai luhur Ahimsa, yaitu prinsip untuk tidak menyakiti, baik dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatan. Nilai ini mengajarkan bahwa kekuatan sejati tidak terletak pada kekerasan, melainkan pada kasih, empati, dan welas asih,” ujar Pramono saat menghadiri Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (18/4) malam.
Menurut Pramono, kedamaian tidak selalu lahir dari forum besar internasional, melainkan berawal dari diri setiap individu melalui sikap saling menghormati, menerima perbedaan, dan komitmen hidup berdampingan dalam keberagaman.
Pramono turut menyinggung konsep Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.
