Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Ada Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Berbeda dengan Populasi di Filipina
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Ada Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Berbeda dengan Populasi di Filipina
Tekno/Science

Ada Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Berbeda dengan Populasi di Filipina

Buah bisbul atau buah mentega yang langka, hanya ditemui di Filipina. Berkerabat dengan buah kesemek. Kini ditemukan di Papua.

Timur
Timur Published 22 Apr 2026, 12:16
Share
3 Min Read
Buah bisbul atau buah mentega yang langka, hanya ditemui di Filipina. Berkerabat dengan buah kesemek. Kini ditemukan di Papua. Foto: Net
Buah bisbul atau buah mentega yang langka, hanya ditemui di Filipina. Berkerabat dengan buah kesemek. Kini ditemukan di Papua. Foto: Net
SHARE

IPOL.ID – Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Irvan Fadli Wanda, bersama tim kolaborator dari berbagai institusi, melakukan studi untuk mengkaji variasi morfologi dan hubungan kekerabatan genetik Diospyros blancoi menggunakan pendekatan fenetik dan filogenetik.

Dalam penelitian tersebut, tim menganalisis sebanyak 93 karakter morfologi, yang terdiri dari 53 karakter vegetatif dan 40 karakter generatif. Hasilnya menunjukkan adanya variasi signifikan pada 32 karakter, terutama pada bagian buah dan biji, yang menjadi kunci dalam membedakan populasi dari Papua dengan populasi dari Filipina.

Irvan menjelaskan perbedaan tersebut terlihat jelas pada beberapa ciri utama. “Subspesies dari Papua memiliki jumlah biji lebih banyak, berkisar 5–10 biji per buah, dengan bentuk biji menyerupai irisan (wedge-shaped), serta kepadatan rambut pada permukaan buah yang lebih rendah dibandingkan dengan populasi dari Filipina,” ujarnya.

Selain analisis morfologi, penelitian ini juga menggunakan pendekatan molekuler melalui penanda DNA, yaitu gen matK dan psbA-trnH. Hasil analisis filogenetik menunjukkan bahwa populasi dari Papua membentuk kelompok tersendiri yang berbeda secara genetik dari populasi lainnya, sehingga mendukung penetapan sebagai subspesies baru.

Baca Juga

Tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Induk Kramat Jati. Foto: Ist
BRIN Kembangkan Teknologi Pengelolaan Sampah di Indonesia
BRIN Waspadai ‘Silent Threat’ Pes: Sudah Lama Hilang, Kini Berpotensi Muncul Kembali di Indonesia
Pesawat Amfibi hingga Kapal Cerdas, Inilah Warisan Riset BRIN untuk Masa Depan Indonesia

“Pendekatan kombinasi antara morfologi dan data molekuler memberikan bukti yang kuat bahwa populasi dari Papua memiliki jalur evolusi yang berbeda, sehingga layak ditetapkan sebagai subspesies baru,” jelas Irvan.

Menariknya, spesimen yang menjadi bagian dari kajian ini juga merupakan koleksi Kebun Raya Bogor, yang berperan penting sebagai pusat konservasi tumbuhan dan sumber data ilmiah bagi penelitian biodiversitas di Indonesia.

Bisbul (Diospyros blancoi) merupakan tanaman buah tropis yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat dalam pengobatan tradisional. Spesies ini umumnya tersebar di Filipina dan beberapa wilayah Asia Tenggara, namun sebelumnya belum tercatat secara resmi di Papua.

Temuan ini sekaligus menjadi catatan baru mengenai persebaran Diospyros blancoi di kawasan Malesia, khususnya di Pulau Papua. Penelitian juga menunjukkan bahwa variasi morfologi pada tanaman ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti intensitas cahaya dan kondisi habitat, serta faktor genetik yang mengatur karakter reproduktif yang lebih stabil.

Penemuan subspesies baru ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan morfologi dan molekuler dalam kajian taksonomi. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung upaya konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia secara berkelanjutan.

Ke depan, BRIN akan terus mendorong penelitian biosistematika dan eksplorasi biodiversitas untuk mengungkap potensi sumber daya hayati yang belum terdokumentasi, sekaligus memperkuat dasar ilmiah bagi upaya pelestarian. (tim)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: brin, buah bisbul, buah kesemek, buah mentega, subspesies baru
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ruben Onsu. Foto: IG @ruben_onsu Bisnis Mukena Ruben Onsu Tersandung Dugaan Penipuan, Uang Miliaran Raib
Next Article Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump AS Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

TERPOPULER

TERPOPULER
PPA
Nasional

Pimpin Upacara Hari Kartini di Rembang, Menteri PPPA Tegaskan Komitmen Asta Cita untuk Pemberdayaan Perempuan

Ekonomi
Pemerintah Antisipasi Dinamika Global, Industri TPT Tetap Terkendali
22 Apr 2026, 09:00
Pertamina
Kota Semarang Matangkan Kesiapan MTQ Nasional 2026, Bidik Rekor MURI Mars MTQ Terbanyak
22 Apr 2026, 09:25
Nusantara
Posyandu Kota Semarang Curi Perhatian Dunia, Bukti Kekuatan Perempuan Berdaya
22 Apr 2026, 10:00
Headline
Tanah Bergerak di Cijayanti Bogor Rusak 7 Rumah, Puluhan Warga Mengungsi
22 Apr 2026, 13:21
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?