IPOL.ID-Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) mengamankan satu kemenangan atas Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor meyakinkan 3-1 (19-25, 25-19, 25-19, 25-21) pada Leg 1 Grand Final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026).
JPE menurunkan kekuatan penuh dengan mengandalkan Megawati Hangestri, Irina Voronkova, dan Wilma Salas. Namun, koordinasi di lapangan sempat terlihat goyah di awal laga. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Phonska Plus. Melalui motor serangan Medi Yoku dan umpan cantik dari Arnetta Putri, Phonska Plus tampil menekan.
Sempat terjadi kejar-mengejar angka hingga pertengahan set, namun ketajaman Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko sulit dibendung. Phonska Plus menutup set pertama dengan 25-19.
Memasuki set kedua, JPE mengubah pola serangan. Tysa Amallya mulai lebih variatif dalam mendistribusikan bola kepada Irina Voronkova dan Wilma Salas. Sebaliknya, Phonska Plus mulai kesulitan keluar dari tekanan servis lawan. Meski Yulis Indah jatuh bangun di lini pertahanan, JPE tetap tak terbendung dan membalas dengan skor identik 25-19, membuat kedudukan imbang 1-1.
Permainan Phonska Plus seolah kehilangan ritme di set ketiga. Kesalahan komunikasi dan eksekusi serangan yang tidak berkembang membuat mereka tertinggal jauh dalam perolehan poin. Megawati Hangestri tampil tajam dengan spike-spike kerasnya yang merobek blok lawan. Dominasi total ini membawa JPE unggul 25-19 dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Set keempat, berjalan jauh lebih kompetitif. Phonska Plus yang enggan menyerah berupaya keras memaksakan full set. Namun, sosok Irina Voronkova kembali menjadi momok bagi pertahanan Gresik. Pemain asal Rusia tersebut tampil sangat dominan di poin-poin kritis. Melalui reli-reli panjang dan pertahanan solid dari Shindy Saskia, JPE akhirnya menyudahi perlawanan Phonska Plus dengan 25-21.
