IPOL.ID-Cuaca panas ekstrem dan kondisi gerah tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, fenomena ini dipicu oleh posisi semu matahari yang saat ini berada di sekitar wilayah ekuator hingga selatan ekuator.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa kondisi tersebut diperparah oleh beberapa faktor lain, seperti minimnya tutupan awan, masa peralihan musim, serta dampak pemanasan global.
Sebagian wilayah Indonesia bagian selatan—seperti Jawa, Bali, NTB, dan NTT—saat ini sedang memasuki masa transisi dari musim hujan ke kemarau. Periode ini ditandai dengan cuaca yang tidak menentu: panas terik pada beberapa hari, namun masih berpotensi terjadi hujan lebat secara tiba-tiba.
Berdasarkan data BMKG sepanjang April, sejumlah daerah mencatat suhu tinggi hingga di atas 35°C. Berikut lima wilayah dengan suhu tertinggi:
Medan, Sumatera Utara: 36,3°C
Ciputat, Banten: 36,0°C
Barito Selatan, Kalimantan Tengah: 36,0°C
Bengkulu: 35,8°C
