IPOL.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar bertemu Keluarga Puri Ubud di Gianyar, Bali, Sabtu (9/5). Langkah ini dilakukan untuk mengintegrasikan nilai sejarah dan tradisi lokal dengan kebijakan nasional, guna menjadikan kearifan lokal sebagai fondasi industri kreatif berdaya saing global.
Irene Umar mengungkapkan, Keluarga Tjokorda dari Puri Ubud memiliki peran penting dalam menjaga napas seni dan budaya di Bali.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan nilai tradisi dapat berkolaborasi dengan inovasi ekonomi kreatif untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat tanpa meninggalkan akar budaya,” ujar Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar di Bali, Sabtu (9/5).
Dalam pertemuan tersebut, Wamen Ekraf berdialog dengan tokoh Puri Ubud mengenai peran keluarga kerajaan dalam mendukung perkembangan seni tari, seni rupa, hingga kegiatan ritual yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut. Kementerian Ekraf juga memetakan pengelolaan hospitality berbasis budaya dan pariwisata berkelanjutan di Ubud sebagai model pengembangan destinasi kreatif nasional yang berbasis pelestarian budaya modern.
