IPOL.ID – Jajaran Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) TNI Angkatan Laut (AL) menyelamatkan kerugian negara dari maraknya kasus penyelundupan di laut sebesar Rp14,7 triliun.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai operasi penegakan hukum dan keamanan laut, selama rentang tahun 2025. Sementara di lima bulan pertama 2026, nilai kerugian negara yang diselamatkan sebanyak Rp112,9 miliar.
Menko Polkam, Djamari Chaniago yang mendengar kabar tersebut pun mengaku bangga dan mangapresasi korps matra laut atas capaian kinerjanya selama 17 bulan terakhir ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI AL yang sudah berupaya sejauh ini. Saya berharap jangan puas dengan hal yang sudah kita capai, jangan lelah untuk melakukan tugas-tugas seperti ini, dan jangan bosan untuk tetap melakukan ini, karena ini harapan bangsa yang ditetapkan kepada kita,” kata Djamari lewat keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).
Keberhasilan berbagai operasi ini, ujar Djamari Chaniago, merupakan bukti nyata kehadiran negara untuk menyelamatkan sumber daya alam yang dimiliki bangsa ini. Menurutnya, dengan sumber daya alam yang sangat kaya, maka ancaman terhadap sumber daya Indonesia pun menjadi tinggi.
