IPOL.ID-Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) M. Qodari menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah melakukan efisiensi anggaran negara hingga sekitar Rp300 triliun melalui penghematan belanja serta langkah penutupan kebocoran anggaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Qodari sebagai respons atas salah satu tuntutan yang disuarakan mahasiswa dalam aksi demonstrasi di Jakarta pada Jumat (12/6/2026), yang menyoroti dugaan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Qodari, sejak awal masa pemerintahan, Prabowo menjalankan kebijakan efisiensi terhadap sejumlah pos belanja yang dinilai tidak mendesak dan tidak esensial. Langkah tersebut, kata dia, menghasilkan penghematan anggaran dalam jumlah besar sekaligus mendorong penggunaan APBN yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Mengenai tudingan pemborosan APBN, yang dilakukan Presiden selama ini justru menghentikan pemborosan di berbagai sektor,” ujar Qodari dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (13/6).
Ia menambahkan, pemerintah juga berupaya memperkuat tata kelola keuangan negara dengan menutup berbagai celah kebocoran yang selama ini dinilai merugikan negara.
