IPOL.ID – Gempa bumi Magnitudo (M)6,7 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) masih menyisakan dampak di sejumlah wilayah terdampak. Hingga Rabu (17/6) pukul 19.20 WIB, pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait terus melakukan penanganan darurat
Pascagempa, pendataan sejumlah korban dan kerusakan masih berlangsung di lapangan, Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan data sementara, gempa berdampak pada wilayah Kota Palu serta Kabupaten Sigi, Donggala, Poso, dan Parigi Moutong. Pendataan yang telah dihimpun hingga saat ini mencatat sedikitnya 2.012 kepala keluarga atau 6.458 jiwa terdampak. Dari jumlah tersebut, 1.991 Kepala Keluarga (KK) atau 6.418 jiwa berada di Kabupaten Sigi, sedangkan 21 KK atau 40 jiwa berada di Kabupaten Parigi Moutong.
“Data terdampak di wilayah lainnya masih terus diperbarui dan asesmen di lapangan masih dilakukan,” terang Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis (18/6).
Dari sisi korban jiwa, lanjut dia, hingga saat ini tercatat satu orang meninggal dunia di Kabupaten Sigi. Terdapat 15 korban luka berat dan 64 korban luka ringan. Korban luka terdiri dari 15 luka berat dan 61 luka ringan di Kabupaten Sigi, satu luka ringan di Kabupaten Poso, serta dua luka ringan di Kota Palu.

