IPOL.ID – Korban jiwa akibat gempa kembar yang meluluhlantakkan Venezuela terus bertambah. Hingga Selasa (30/6), pemerintah mencatat sedikitnya 1.943 orang meninggal dunia, sementara ribuan lainnya masih menjalani perawatan atau kehilangan tempat tinggal.
Proses pencarian dan evakuasi korban masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak, meski peluang menemukan penyintas semakin kecil seiring berlalunya masa emas 72 jam pascabencana.
Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez mengatakan selain korban tewas, sebanyak 10.571 orang mengalami luka-luka dan 15.866 warga kehilangan tempat tinggal akibat gempa yang meluluhlantakkan sejumlah kawasan.
“Dari data yang kami miliki saat ini tercatat korban luka-luka mencapai 10.571 orang dan sejauh ini 15.866 orang kehilangan tempat tinggal,” kata dia.
Untuk menampung warga yang kehilangan rumah, pemerintah telah mendirikan puluhan lokasi pengungsian. Rodriguez menyebut 14 titik pengungsian beroperasi di wilayah La Guairá, sementara 55 lokasi lainnya tersebar di Caracas, Miranda, dan daerah-daerah terdampak lain.

