IPOL.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat layanan perbankan digital dengan menyediakan mekanisme reaktivasi Mobile Token bagi nasabah pengguna BNIdirect cash dan BNIdirect bisnis. Layanan ini disiapkan untuk menjaga keamanan sekaligus kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi digital.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, Mobile Token merupakan salah satu fitur penting dalam layanan BNIdirect karena berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan dalam proses otorisasi transaksi. Karena itu, BNI memastikan nasabah dapat memperoleh dukungan layanan apabila mengalami kendala pada Mobile Token.
“BNI terus berupaya menghadirkan layanan yang memberikan rasa aman dan kemudahan bagi nasabah. Apabila terdapat kebutuhan reaktivasi Mobile Token, nasabah dapat memanfaatkan kanal resmi BNI agar proses dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
BNI menjelaskan, reaktivasi Mobile Token dapat dilakukan apabila nasabah mengalami sejumlah kendala, seperti aplikasi Mobile Token terhapus, terkunci, mengirimkan pesan kesalahan atau error message, maupun terblokir. Kebutuhan reaktivasi juga dapat muncul karena pergantian perangkat, lupa PIN, atau kondisi teknis lainnya.

