IPOL.ID – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan mobil pikap yang mengangkut rombongan tamu hajatan di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bertambah.
Hingga Senin (13/7), total korban tewas mencapai 12 orang setelah dua korban yang sempat dirawat akhirnya meninggal dunia.
Kasatlantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat mengatakan kedua korban sebelumnya mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Yang dua orang itu meninggal dunia. Yang tadinya mungkin hanya 10 orang, sekarang bertambah menjadi 12 orang,” kata dia, Senin (13/7).
Kepala Desa Cempeh, Carkana menyebut di antara para korban, ada pasangan ayah dan anak, serta ibu dan anak, yang sama-sama menjadi korban dalam perjalanan menuju hajatan tersebut.
Dari 12 korban meninggal, sembilan orang merupakan warganya, sementara tiga lainnya berasal dari Desa Kiajaran Kulon.
“Iya, para korban ini bertetangga dan tinggal di RT 13 RW 04. Di antara korban meninggal ada yang merupakan ayah dan anak, ada juga ibu dan anak. Total warga saya ada sembilan orang, sedangkan tiga orang lainnya merupakan warga Desa Kiajaran Kulon. Jadi jumlah totalnya 12 orang,” jelasnya. (far)
