Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Bahaya Limbah COVID-19, Ancam Lingkungan dan Kesehatan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Bahaya Limbah COVID-19, Ancam Lingkungan dan Kesehatan
HeadlineInternasional

Bahaya Limbah COVID-19, Ancam Lingkungan dan Kesehatan

Gibran
Gibran Published 02 Feb 2022, 07:19
Share
2 Min Read
satu 2 6
SHARE

IPOL.ID – WHO menyoroti masalah limbah COVID-19 seperti jarum suntik bekas, alat uji bekas hingga dan botol vaksin bekas. Limbah COVID-19 itu telah menumpuk di berbagai negara dunia dan beratnya mencapai puluhan ribu ton.

“Ini mengancam kesehatan manusia dan lingkungan,” kata Petugas Teknis WHO, Maggie Montgomery, dikutip dari Reuters, Rabu (2/2).

“Kami menemukan COVID-19 telah meningkatkan beban limbah perawatan kesehatan di fasilitas hingga 10 kali lipat,” tambah dia.

WHO menuturkan, risiko terbesar bagi masyarakat akibat limbah COVID-19 adalah polusi udara yang disebabkan pembakaran limbah pada suhu yang tidak sesuai standar. Hal itu dapat menyebabkan pelepasan karsinogen.

Baca Juga

Limbah medis di TPA Sampah Bantargebang Bekasi
Bisnis Limbah Medis Ilegal Ditemukan di Sekitar Bantargebang

WHO menyerukan adanya reformasi dan investasi untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik. Mereka juga ingin alat pelindung diri sebaiknya terbuat dari bahan yang bisa digunakan kembali dan dapat didaur ulang.

WHO memperkirakan ada sekitar 87.000 ton APD atau setara dengan berat beberapa ratus paus biru, telah dipesan melalui portal PBB hingga November 2021. Sebagian besar APD itu berakhir menjadi limbah.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Limbah Medis
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article satu 2 5 Ekuador Diterjang Banjir Longsor, 22 Orang Tewas
Next Article satu 2 7 Rumah yang Terbakar di Ciracas Ternyata Gudang Minyak Goreng

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260430 WA0199
HeadlineNews

Viral! Akun Instagram Ahmad Dhani Hilang dari Jagat Maya

HeadlineJabodetabek
Polda Metro Jaya Bongkar Judi Online Bermodus Live Konten Dewasa di Apartemen, Bisa Raup Rp 5 Miliar Sebulan
04 May 2026, 08:30
Ekonomi
Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026
04 May 2026, 09:50
HeadlineNews
Alasan Presiden Prabowo Subianto Panggil Ketua PPATK Ivan Yustiavandana di Hambalang
04 May 2026, 09:08
HeadlineNusantara
Kepala Desa Buncitan Sidoarjo Ditemukan Meninggal di Ruang Kerja
04 May 2026, 10:54
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?