Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Andai Rakyat Tahu, Amburadulnya Tata Niaga Sawit di Republik ini
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Andai Rakyat Tahu, Amburadulnya Tata Niaga Sawit di Republik ini
Nasional

Andai Rakyat Tahu, Amburadulnya Tata Niaga Sawit di Republik ini

Farih
Farih Published 25 Apr 2022, 11:50
Share
5 Min Read
481266ad 986a 4829 aadb 9d3916309075
SHARE

Oleh: Larshen Yunus (Ketua DPD KNPI Provinsi Riau)

Kekhawatiran itu kami sampaikan, bukan sekadar untuk menakut-nakuti Rakyat ataupun melawan Pemerintah, melainkan justru ingin mencoba menjadi Pribadi yang bersikap Jujur, tentunya disertai dengan Bukti Permulaan dan Data-Data Pendukung Lainnya.

Permasalahan Perekonomian Bangsa wajib dijadikan Atensi bersama, terutama di sektor Lingkungan Hidup, Perkebunan dan Kehutanan.

Kenapa hal itu wajib dijadikan atensi bersama, karena memang di sektor tersebutlah sangat besar Perputaran Uang yang berasal dari sumber manapun, termasuk Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Triliyunan Rupiah oiiiiiii.

Betapa Amburadulnya Negara di Kelola Presiden Joko Widodo (Jokowi)?

Pertanyaan dan Kekhawatiran itu semakin diperkuat, tatkala situasi dan kondisi Rapat antara Menteri Pertanian, Dr H Syahrul Yasin Limpo beserta Jajaran dengan Komisi IV DPR-RI di Senayan.

Terutama pada saat pertanyaan soal BPDPKS, yakni Dana sebesar Rp.140 Triliyun, hanya 6 Triliyun Dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) buat Petani Rakyat! itu membuktikan, bahwa negara tak punya Nyali melihat situasi tersebut, apalagi Program PSR sejauh ini tidak berhasil, dari 180 ribu hanya 27% yang berjalan.

Bagi Kami, Keberpihakan Pejabat kepada Rakyat itu bisa dilihat dari seberapa jauh Kebijakan yang benar-benar Pro terhadap Kepentingan Rakyat, yakni Kepentingan Umum, untuk banyak orang.

Andai Rakyat Tahu, Amburadulnya Tata Niaga Sawit di Republik ini!!!”

Perlu diketahui, sebagaimana Penjelasan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dihadapan Komisi IV DPR-RI, bahwa Uang PSR itu bukan hanya di Kementeriannya saja, melainkan justru berada di beberapa Kementerian dan ada yang Mengkoordinirnya, yakni melalui Menko. Setelah tersadar, sang Menteri tertawa cemas, karena hampir Keceplosan.

Dari Rapat Kerja tersebut dapat disimpulkan, bahwa Program-Program Strategis Pemerintah yang membebani uang rakyat Triliyunan Rupiah ternyata justru dikuasai, di Monopoli oleh segelintir pihak yang berada di Istana.

SK PSR terakhir itu sudah 3 bulan dan baru-baru ini saya iyakan di istana dan harus saya cabut hari ini, ujar Syahrul Yasin Limpo, mengulangi jawaban Mentan RI terkait pertanyaan salah satu Anggota Komisi IV DPR-RI dari Dapil NTT.

Betapa Amburadulnya Negara di Kelola Presiden-Wakil Presiden RI, Jokowi-Maaruf Amin.

Kekhawatiran itu diperkuat atas Pengakuan yang sarat dengan sikap Ketidakberdayaan seorang Menteri Pertanian tersebut, pada saat dicecar pertanyaan oleh Komisi IV DPR-RI.

Video atas Pengakuan dan Pernyataan buka-bukaan Menteri Pertanian adalah beberapa Contoh, bahwa Republik ini sedang tidak baik-baik saja.

Syukurlah, masih ada Menteri Presiden Jokowi yang Waras, ditengah Sikap dan Arogansi salah satu Menteri Segala Urusan (Menko).

Bagi Kami, selaku Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, bahwa Presiden dan Wakil Presiden mesti Intropeksi Diri, agar Ketauladanan benar-benar dirasakan oleh para Pembantunya, Menko dan Menteri maupun Pimpinan Lembaga Tinggi Lainnya.

Apakah Oligarki benar-benar Nyawa atas Berjalannya Pemerintahan Hari ini??? Kenapa masalah PSR, Pupuk, Sembako maupun Minyak dan Gas sulit dibenahi, Apakah Mafia yang dibungkus dengan embel-embel Pengusaha selalu menang dengan Pemerintah???

Sejujurnya, kami dari KNPI Provinsi Riau sangat sedih dan kecewa melihat situasi tersebut. Mandataris Rakyat atas Republik ini tidak dijalankan dengan penuh Amanah dan Tanggung Jawab. Sebagai pemilik dan pemegang Mandat, sudah pasti Rakyat Murka, melihat Dominasi Oligarki atas Negeri yang katanya Pancasilais ini. Semoga saja Kekhawatiran kami selaku Pemuda tidak berlanjut menjadi Gelombang Perlawanan yang serius, agar Republik ini tetap Kondusif dan baik-baik saja, amin.

Siapakah Brutus yang dimaksud??? Kenapa Pak Presiden terkesan Lemah atas ulah si Menteri segala urusan itu???

Sudah terang-terangan dia ingin melawan Konstitusi Negara, dengan istilah Presiden 3 Periode, kenapa masih di Pertahankan? Apakah Oligarki lebih Kuat dari Konsep Nawacita Jokowi-Amin?

Tanyalah Pada Rumput yang Bergoyang!!!” karena masalah yang terjadi saat ini bermuara atas Kebijakan Pimpinan, ingat ya, tidak ada Visi Misi Para Menteri!!! Pimpinan Tertinggi Negeri ini siapa? ya Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maaruf Amin.

Terakhir kami ingin mengajak, agar kita semua sebagai anak bangsa untuk selalu Peduli, Pro Aktif dan Bersikap Auto Kritik terhadap segala situasi yang ada, yang terjadi di Republik ini.

Terutama untuk mencari tau dan menemukan Wujudnyata “si Brutus” yang telah terbukti merusak negeri ini, serta tetap selalu memanjatkan do’a dan dukungan kepada bapak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’aruf Amin, agar selalu Sehat dan dijauhkan dari segala bentuk Hukum Karma maupun Sumpah Serapah, amin…amin…amin yarab”

Penulis adalah: Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, Hasil Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda/KNPI ke-XVI, Tahun 2022 di Hotel Grand Elite Pekanbaru/ Mandataris Kongres ke-XV di Bogor dan Mandataris Kongres ke-XVI di Hotel Sultan Jakarta. Penulis Juga kerap menjadi Juara 1 Umum pada Acara Karya Tulis Ilmiah (KTI), Karya Tulis Jurnalistik dan Lomba Menulis tingkat Nasional, kategori Kebijakan Publik. Penulis Alumni dari Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Jurusan Sosiologi FISIP, Universitas Riau.

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: tata niaga sawit
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article mudik Polda Metro Data Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik
Next Article IMG 20220425 WA0074 1 Anies Berikan Bantuan Warga Terdampak Kebakaran di Pasar Gembrong

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260421 WA0197
HeadlineOlahraga

Grand Final Proliga 2026: Popsivo Kantongi Satu Kemenangan di Leg Pertama

Ekonomi
Pemerintah Antisipasi Dinamika Global, Industri TPT Tetap Terkendali
22 Apr 2026, 09:00
Jakarta Raya
Lima Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 22 April 2026
22 Apr 2026, 06:55
Nasional
Pemulihan Pascabencana, 103 Unit Huntap Tapanuli Utara Targetkan Relokasi Warga pada Mei 2026
21 Apr 2026, 20:11
Jakarta Raya
Simak Enam Pasar Tradisional yang Diawasi Ketat Pemkot Jaktim
21 Apr 2026, 20:18
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?