Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Dalam Kasus Polisi Tembak Polisi, Emrus: Sumber Berita Tak Boleh Sembarangan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Dalam Kasus Polisi Tembak Polisi, Emrus: Sumber Berita Tak Boleh Sembarangan
NasionalNews

Dalam Kasus Polisi Tembak Polisi, Emrus: Sumber Berita Tak Boleh Sembarangan

Yudha
Yudha Published 24 Jul 2022, 22:09
Share
4 Min Read
IMG 20220724 WA0054
Ilmuan Komunikasi Indonesia, Emrus Sihombing. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau agar wartawan memilah-milah narasumber (narsum) terkait kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Sebab, jika terdapat kesalahan dalam mengutip narasumber, maka akan berpotensi menimbulkan kegaduhan.

Menanggapi itu, llmuan Komunikasi Indonesia Emrus Sihombing mengatakan, wartawan dalam mencari sumber berita memang tak boleh sembarangan. Sumber berita harus sesuai dengan aspek jurnalistik. Artinya, sumber hanya dapat memberikan komentar yang sesuai dengan bidang kepakarannya.

“Saya setuju dan mengapresiasi dengan alasan, dari aspek jurnalistik bahwa setiap wartawan, media massa, harus melakukan seleksi ketat untuk narsum. Narsum harus punya skill di bidangnya, kredibel, dan dapat dipercaya. Sumber berita itu katakanlah peristiwa tabrakan dan lain-lain, bisa dong saksi mata, akan tetapi ketika orang mengomentari sesuatu maka sumber dari aspek jurnalistik itu harus kredibel serta dipercaya,” terang Emrus kepada ipol.id, Minggu (24/7).

1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Brigadir Yoshua Hutabarat, divisi propam, emrus sihombing, irjen ferdi sambo, jurnalistik, mabes polri, Pakar Komunikasi, wartawan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article skandinavia 2 Menawannya Industri Properti di Tengah Tingginya Inflasi Dunia
Next Article jis rico Persija Jakarta vs Chonburi FC Bermain Menghibur, Banjir Gol di Laga Grand Launching JIS

TERPOPULER

TERPOPULER
Ramalan Zodiak
Gaya hidup

Ramalan Zodiak 17 Mei: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan hingga Keuangan

HeadlineNasional
Intip Persiapan Sidang Isbat Awal Zulhijjah Hari ini, 17 Mei 2026
17 May 2026, 16:02
Olahraga
Cukur Semen Padang 7-0, Tavares Justru Kritik Permainan Persebaya
17 May 2026, 14:13
Gaya hidup
Pakai Cara Ini Agar Pohon Cabai Tumbuh Subur hingga Berbuah Lebat
17 May 2026, 19:30
Nasional
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1447 H
17 May 2026, 11:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?