Amali berharap para pimpinan cabang olahraga, pengelola pelatnas, dan pelatih konsisten menerapkan prokes untuk para atlet. ”Diawal-awal saya senang, karena begitu ketatnya para atlet pelatnas ini, tidak bisa keluar dan orang dari luarpun tidak bisa masuk. Bahkan di salah satu pelatnas, jika mereka mendapat kiriman paket, baru tiga hari bisa diterima karena ada skrining dulu dan sebagainya,” kenangnya. (bas)
