“Inilah sebuah kolaborasi. Pemilik warung sate yang berbaik hati. Membuka tempatnya jadi sumber rejeki juga bagi pengamen,” kata Anies. Pemilik warung tidak menarik biaya, tapi menuai rasa syukur sang pengamen. “InsyaAllah berbuah keberkahan bagi usahanya.”
Saddam dan ayahnya bernyanyi di dekat meja Anies. Ia mengatakan hampir semua pengunjung warung sate itu mengerubungi dan mengabadikan ayah dan anak itu. Saddam, kata Anies, tak terlihat canggung.
“Dengan topi hijaunya, dia santai, penuh percaya diri dan tertihat total dalam menyanyi. Mereka pun punya kanal youtube juga: Jufry Family,” kata Anies. Ia memberikan topi yang biasa dipakainya kepada Zakhri sebagai kenang-kenangan.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan sudah sering berkunjung ke Warung Sate Blora Cirebon di Rawamangun. Ia mengatakan kerap menyempatkan waktu di sela inspeksi ke Rawamangun lantaran sate itu lezat.
Selama pandemi, kata Anies Baswedan, baru kali itu ia berkesempatan mengunjungi Sate Blora Cirebon. Pemiliknya bercerita bahwa penjualannya semakin hari membaik. (omw)
