Proses asesmen ini dipastikan tidak menunjuk pada salah satu sekolah. Melainkan setiap sekolah dibebaskan untuk mengikuti asesmen ini apabila telah merasa memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
“Semua sekolah berhak mengikuti asesmen ini asalkan sudah siap dengan persyaratannya. Kami tidak menunjuk kepada salah satu sekolah,” tegasnya.
Purwanto memastikan empat sekolah di wilayah II yang telah menjalani uji coba belajar tatap muka sejak Rabu (7/4) lalu, nihil sebaran Covid-19.
Apabila ditemukan kasus sebaran Covid-19, maka uji coba belajar tatap muka terpaksa dihentikan sementara. Hal ini guna kepentingan evaluasi serta tracking (pencarian) hingga penyemprotan cairan disinfektan di seluruh ruang sekolah tersebut.
“Sampai saat ini belum ada kasus Covid-19 di empat sekolah yang sudah menjalani uji coba belajar tatap muka,” tutupnya. (ibl)
