Hadi menambahkan 5.590 personel gabungan TNI-Polri siap dikerahkan untuk mengamankan DKI Jakarta. Beberapa titik yang dianggap rawan diperketat pengamanannya.
“Dan kegiatan itu akan dilaksanakan secara terpilih dan terus menerus. Kemudian dari intelijen TNI dan Polri, terus berkoordinasi untuk melaksanakan deteksi dini dan cegah dini terhadap kemungkinan-kemungkinan adanya kerawanan,” jelasnya.
“Malam hari ini saya dengan Kabaintelkam melaksanakan kegiatan tersebut dan mudah-mudahan, apa yang kita laksanakan oleh TNI dan Polri dapat memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat di seluruh Indonesia. Sehingga ibadah maupun kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” tambah Hadi.
Rencananya Marsekal Hadi juga akan mengecek Gereja Katedral Makasar pada esok hari. Usai dari Makassar akan dilanjut lagi ke Manokwari, Papua Barat.
“Kami berdua juga akan mengecek ke Manokwari, terkait dengan kegiatan ibadah, dan sebagainya. Mudah-mudahan dari 3 tempat yang akan kita cek secara langsung terkait pengamanan yang akan dilaksanakan TNI-Polri semuanya baik dan tidak ada masalah,” ucapnya.
