Fokus para pemain bertahan juga terbilang buruk. Sebab, dua gol Thailand semuanya tercipta lima menit saat babak baru dimulai, tepatnya pada menit ke-5 dan 50.
Kedua gol itu juga sama-sama membuktikan lemahnya komunikasi antarpemain di sektor pertahanan. Yang jelas, situasi itu disadari sepenuhnya oleh pelatih Timnas Indonesia. Karena itu, salah satu antisipasi terbaik yang bisa dilakukan ialah mencari taktik yang baru.
“Jujur saya tidak tahu apabila Park Hang-seo datang dan menyaksikan pertandingan hari ini,” kata Shin Tae-yong.
“Vietnam pasti punya keunggulan karena bisa menganalisis pertandingan kami, tetapi kami tetap akan menampilkan yang terbaik atau mungkin dengan taktik yang baru,” ujarnya.
Selain itu, kerugian lain juga tengah dialami timnas Indonesia jelang duel melawan skuad berjulukan Golden Star tersebut. Sebab, dua pemain andalan, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri, diragukan tampil karena cedera. Keduanya sama-sama ditarik keluar pada babak kedua laga kontra Thailand.
Saat ini, perkembangan kondisi kedua pemain yang berkarier di Eropa ini terus dipantau oleh tim dokter Timnas Indonesia. Jika mereka tak bisa bermain, ini akan menambah daftar panjang pemain cedera di timnas.
