Menggunakan pendekatan ini, bersama dengan teknik pengurutan genom yang lebih memakan waktu, tim mengatakan data terbaru menunjukkan 96% kasus Covid di Inggris melibatkan varian Delta.
Jenny Harries, Kepala Eksekutif Badan Keamanan Kesehatan Inggris, mendesak orang yang memenuhi syarat untuk vaksinasi untuk menerima suntikan. “Dengan jumlah kasus varian Delta yang meningkat di seluruh negeri, vaksinasi adalah pertahanan terbaik kami,” katanya sembari mencatat dua dosis memberikan perlindungan yang jauh lebih banyak daripada dosis tunggal.
“Namun, meski vaksinasi mengurangi risiko penyakit parah, itu tidak menghilangkannya (COVID-19),” tambahnya.
Pernyataan itu didukung oleh data. Menurut laporan itu, sejak awal Februari hingga 7 Juni, ada 33.206 kasus Delta di Inggris. Rindiannya, 19.573 pada individu yang tidak divaksinasi, 1.785 di antara orang yang divaksinasi lengkap, dan 7.559 di antara mereka yang telah menerima satu suntikan, dengan status vaksinasi. Sisanya tidak jelas.
Secara total, 383 orang di Inggris dirawat di rumah sakit dengan varian Delta selama periode itu dengan 42 memiliki dua dosis vaksin, 86 memiliki satu dosis, dan 251 tidak divaksinasi.

