Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Memiliki Potensi Bencana Alam, 23 Perguruan Tinggi Implementasikan Kolaborasi Riset Kebencanaan Bali
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Memiliki Potensi Bencana Alam, 23 Perguruan Tinggi Implementasikan Kolaborasi Riset Kebencanaan Bali
NasionalNews

Memiliki Potensi Bencana Alam, 23 Perguruan Tinggi Implementasikan Kolaborasi Riset Kebencanaan Bali

Pak We
Pak We Published 29 Jul 2021, 20:36
Share
3 Min Read
WhatsApp Image 2021 07 29 at 19.40.56 e1627565761639 1
SHARE

indoposonline.id – Provinsi Bali memiliki potensi bencana alam. Sebanyak 23 perguruan tinggi pun melakukan riset bersama terpaut kebencanaan di Bali yang terkenal dengan sektor pariwisatanya itu. 
Kolaborasi riset kebencanaan ini bertujuan untuk mendapatkan hasil kajian yang bermanfaat dalam penanggulangan bencana, khususnya di wilayah Bali. 
Plh. Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Agus Wibowo berharap seluruh hasil riset ini dapat dikumpulkan dalam wadah pusat pengetahuan kebencanaan atau knowledge disaster management system. 
“Selanjutnya riset bersama para perguruan tinggi tersebut dapat digunakan oleh pemerintah pusat dan daerah untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran dan bermanfaat langsung ke masyarakat,” kata Agus dalam pertemuan peluncuran riset bersama kebencanaan yang dilakukan secara daring, Kamis (29/7/2021). 
Agus mengatakan, Provinsi Bali merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi bencana alam seperti gempa, tsunami, dan tanah longsor. Di samping itu, Bali merupakan provinsi paling terdampak di sektor pariwisata akibat Pandemi Covid-19 sehingga perlu kerja sama semua elemen. 
“Apalagi Provinsi Bali pada tahun 2022 terpilih sebagai tuan rumah Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR), menuntut semua harus siap dan mampu mewujudkan Bali bebas Covid-19 dan kembali bangkit dan pulih sektor pariwisatanya,” tambah Agus. 
Agus menambahkan, riset bersama ini merupakan salah satu kegiatan yang dipersiapkan dalam rangka GPDRR. 
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Provinsi Bali, dia menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan kolaborasi riset ini. 
“Saya berharap proses penelitian kebencanaan ini bisa berjalan dengan baik dengan melibatkan komponen masyarakat sehingga mendapatkan policy brief yang dapat bermanfaat untuk Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah pusat,” ujar Made Indra. 
Sekda Provinsi Bali berharap para peneliti dapat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat sehingga terhindar dari penularan Covid-19 selama riset berlangsung. 
Setelah melalui proses panjang sejak peluncuran pada 12 Maret 2021, sebanyak 218 peserta telah mendaftarkan usulan proposal riset ke panitia. Dari hasil penilaian administrasi dan substansi telah didapatkan hasil 49 proposal riset dari 23 perguruan tinggi se-Indonesia. Sebagian besar perguruan tinggi berasal dari Provinsi Bali. 
Riset yang terbagi ke dalam lima tema ini akan berlangsung selama tiga bulan, dimulai pada Agustus hingga Oktober 2021. Tema riset di antaranya ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, kebijakan publik, kesehatan, sosial dan budaya, serta teknologi informasi dan komunikasi. 
Pertemuan sehari yang bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) dan Pemerintah Provinsi Bali dihadiri oleh BPBD, organisasi perangkat daerah terkait, Forum PRB Bali, SIAP SIAGA serta para peneliti dan mitra dari 23 perguruan tinggi di Indonesia yang lolos dalam kegiatan riset kebencanaan ‘Bali Kembali’. 
Melalui riset ini, BNPB berharap seluruh peneliti dan mitra dapat berkontribusi untuk menghasilkan produk keilmuan yang tinggi seperti artikel riset, buku, kebijakan, produk inovatif dalam penyelesaian permasalahan kebencanaan, khususnya terkait Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali. (ibl)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: perguruan tinggi, riset, riset kebencanaan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 8241faf4 0c6e 48a0 b4ad ba87bf57dd43 1 TrueID Luncurkan Original Series ‘Di Antara Sunyi’
Next Article jonathan christie Olimpiade Tokyo: Jojo Kandas di Tangan Shi Yu Qi

TERPOPULER

TERPOPULER
IST
Nasional

Masjid Istiqlal Tak Lagi Bagi Daging Kurban Langsung, Menag Minta Maaf ke Masyarakat

Jakarta Raya
Semangat Berbagi Idul Adha, Jurnalis Jakarta Utara Potong 13 Kambing dan 1 Sapi
27 May 2026, 23:33
Politik
Anggota DPRD DKI Soroti Anak di Bawah Umur Kerap Langgar Aturan Lalu Lintas
27 May 2026, 19:45
Kriminal
Sesumbar Sakti Mandraguna, Paranormal Cs Kompak Tipu dan Bawa Kabur Motor Korban di Duren Sawit
27 May 2026, 18:00
Nusantara
Panitia Kurban di Palembang Meninggal Tenggelam Saat Bersihkan Jeroan
27 May 2026, 23:01
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?