Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Bangun Aplikasi Buru Covid, Jebolan Unair Butuh Bantuan Pemerintah
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Bangun Aplikasi Buru Covid, Jebolan Unair Butuh Bantuan Pemerintah
Tekno/Science

Bangun Aplikasi Buru Covid, Jebolan Unair Butuh Bantuan Pemerintah

Iqbal
Iqbal Published 13 Aug 2021, 13:33
Share
3 Min Read
mahasiswa unair 1
Aplikasi Buru Covid bisa digunakan untuk mempercepat tracing kasus positif COVID-19. Foto: Unair
SHARE

indoposonline.id – Varian Delta membuat kasus positif COVID-19 di Indonesia melambung. Sementara angka tracing masih sangat rendah.

Terpanggil dengn kondisi tersebut memprihatinkan tersebut, Cendra Devayana Putra, alumnus Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (Unair) dan Daffa Yagrariksa Ramadhan, mahasiswa Angkatan 2019 Sistem Informasi FST Unair membangun aplikasi tracing sederhana dan terautomasi menggunakan sistem terdistribusi berbasis Android.

Dinamakan Aplikasi Buru Covid, ini adalah salah satu kontribusi Cendra dan Daffa dalam memajukan dunia kesehatan Indonesia, khususnya Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA).

Aplikasi tracing ini bersifat real time dan terintegrasi sehingga waktu respons pendeteksian COVID-19 diharapkan akan semakin cepat. Mereka juga tercatat telah membuat dua aplikasi yang kini telah digunakan RSUA, yaitu Laduni Sigiat dan Si-Perdana.

Baca Juga

Kerangka era majapahit
Kerangka Manusia Era Majapahit Ditemukan di Istana Bhre Wengker
OJK Mengajar di Universitas Airlangga, Ini loh Materi yang Diajarkan ke Mahasiswa
Bulu Ayam Bisa Atasi Gagal Ginjal, Begini Kata Mahasiswa Unair

Cendra, pelopor Aplikasi Buru Covid menjelaskan, pembuatan aplikasi tersebut terinspirasi dari sistem tracing di Taiwan, tempat dia melanjutkan studi master-nya. Hanya, dirinya dan Daffa membuat aplikasi ini lebih maju tanpa menggunakan selembar kertas.

“Metode yang kami implementasikan dalam bentuk digitalisasi ini telah terbukti berhasil menangani kasus COVID di Taiwan. Aplikasi kami juga ramah lingkungan, tidak menggunakan kertas 100%,” katanya disitat dari unair.ac.id, Jumat (13/8/2021).

Aplikasi Buru Covid tidak hanya terdistribusi di rumah sakit. Namun dicanangkan akan tersedia pada setiap tempat publik, seperti pusat perbelanjaan dan tempat keramaiam lainnya. Hal ini dapat mempercepat waktu tracing.

Dia juga memaparkan tentang metode yang diusung bersama rekannya pada Aplikasi Buru Covid. Pada versi awal, masyarakat diminta untuk login. Dengan satu kali klik pada sebuah toko, individu terhitung telah tercatat telah mengunjungi toko tersebut. Hal itu akan memudahkan tracing secara luas.

“Untuk versi kedua, saya ingin mencoba menggaet professor saya di lab (Taiwan). Saya ingin mencoba menambahkan blockchain, sehingga sistemnya jauh lebih aman,” ungkapnya.

Diakui Cendra, Aplikasi Buru Covid tersebut masih memiliki kendala dalam biaya penyewaan server. Untuk sementara, mereka masih meminjam server yang berukuran 1 giga. Padahal server ini dinilai masih sangat kurang untuk menjalankan aplikasi tracing tersebut.

Buru Covid, ungkap dia, memerlukan respons positif dari pemerintah agar dapat diimplementasikan dengan baik. Dalam hal ini, tim Buru Covid memerlukan database serta kebijakan pemerintah dalam menerapkan aplikasi tersebut di masyarakat. Selain itu, Buru Covid juga masih menunggu verifikasi dari Google Play Store.

“Karena kami menggunakan kata COVID, jadi membutuhkan konfirmasi terlebih dahulu dari pemerintah untuk mengaktifkan aplikasi di Play Store,” pintanya.

Daffa menambahkan, mereka sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah dan Unair. Sebab, data yang dibutuhkan tidak berasal dari Buru Covid sendiri. Aplikasi ini akan berjalan dengan baik jika ada data pelengkap.

“Kami berharap pemerintah dan Unair dapat membantu agar aplikasi ini dapat berjalan, sehingga berguna untuk memudahkan tracing di Indonesia,” harap Daffa.

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: aplikasi buru covid, tracing covid-19, universitas airlangga
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20210813 WA0032 1 Ketua NOC: Penghargaan Pemerintah Jadi Tonggak Baru Olahraga di Indonesia
Next Article 55843 medali emas pencak silat seni ganda putri indonesia 1 Heboh..Pencak Silat Diidentikan Pengusaha Nakal, PB IPSI Tuntut Menteri Bahlil Lahadalia Minta Maaf

TERPOPULER

TERPOPULER
Mlatiwangi, UMKM tas serat alam asal Kota Semarang yang berdiri sejak 2017 dan kini produknya telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia hingga pasar mancanegara. Foto: Dok BRI
Ekonomi

Berawal dari Pesanan Kerabat di Amsterdam, Mlatiwangi Kembangkan Tas Serat Alam hingga Tembus Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI

Olahraga
Putri Universitas Surabaya dan Putra Institut Perbanas Marajai Campus League Basketball Season 1 2026
13 Jun 2026, 22:39
Hukum
Tersangka Korupsi MBG Ajukan JC, Begini Respon Pengamat
13 Jun 2026, 14:43
Hukum
Periksa Iskandar Sitorus, KPK Dalami Dugaan Obstruction Of Justice Dalam Perkara Korupsi di Ditjen Bea Cukai
13 Jun 2026, 10:40
Hukum
Ungkap 2 Pejabat Aktif Punya Lebih dari 100 SPPG, MAKI Minta APH Bertindak
13 Jun 2026, 13:01
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?