“Awalnya pasien sakit pinggang, kemudian ada kesemutan, rasa tertarik seperti ada benang yang menarik di dalam, dibagian bokong pasien. Pada pasien dengan gejala berat, ditemukan keluhan kelemahan fungsi organ lain seperti lutut dan pergelangan tangan, bahkan ada yang kehilangan rasa,” katanya.
Untuk mengobati sakit tulang belakang ini, dokter dapat melakukan terapi mulai dari pemberian obat-obatan, vitamin hingga melakukan tindakan operasi. Terapi tersebut tentu berdasarkan hasil diagnosis dan tingkat keparahan gangguan tulang belakang.
Senada juga dikemukakan dr. Ajiantor. Menurutnya diagnosis menjadi kata kunci penting untuk penanganan gangguan tulang belakang ini.
“Sekitar 70 sampai 80 persen pasien pernah mengalami nyeri punggung atau leher. Karena itu pain manajemen sangat penting karena struktur tulang belakang itu sangat beragam mulai dari ligament hingga syaraf,” tuturnya.
Pain manajemen bisa dilakukan dengan diagnosis mulai dari sudah berapa lama keluhan terjadi, seberapa sering muncul, dan lainnya. Kemudian untuk memperkuat hasil diagnosis, dokter bisa melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lain misalnya dengan X Ray, periksaan lab dan lainnya. “Dari keseluruhan proses pemeriksaan itu kita akan tahu masalahnya,” kata dr Aji.
