Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Menderita Saraf Terjepit? Minimal Invasif Bisa Jadi Solusinya
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Gaya hidup > Menderita Saraf Terjepit? Minimal Invasif Bisa Jadi Solusinya
Gaya hidup

Menderita Saraf Terjepit? Minimal Invasif Bisa Jadi Solusinya

Timur
Timur Published 29 Aug 2021, 13:04
Share
5 Min Read
rs premier
Webinar Kesehatan Talk to the Expert yang digelar Spine Center RS Premier Bintaro yaitu dr. Omar Luthfi, Sp.OT, dr. Ajiantoro, Sp.OT dan dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT (K-Spine). (Ist)
SHARE

Untuk menangani pasien tulang belakang, tim dokter jelas dr. Omar Luthfi, dapat memberikan obat-obatan seperti obat anti nyeri, anti inflamasi, rekalsan otot dan vitamin neurotropic untuk memberikan nutrisi pada saraf. Pada kasus yang sudah parah dimana obat-obatan tidak memberikan banyak perubahan, tindakan operasi dapat menjadi pilihan pasien.

Meski namanya operasi, dr Omar mengingatkan bahwa saat ini ada metode operasi minimal invasive untuk mengatasi gangguan tulang belakang ini. metode minimal invasif memiliki banyak kelebihan dibanding tindakan operasi konvensional. “Metode ini minim sayatan, hanya sekitar delapan mm hingga satu cm saja. Sehingga operasi bisa dilakukan dengan cepat dan pasien juga bisa pulang hari itu juga,” jelasnya.

Untuk memutuskan apakah seorang pasien gangguan tulang punggung perlu dioperasi atau tidak, tim dokter yang dapat memutuskannya berdasarkan hasil diagnosis yang ditegakkan bersama pemeriksaan penunjang lainnya. (msb/tim)

Previous Page1234
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bedah invasif, gaya hidup, Kesehatan, operasi, pola makan, RS, RS premier Bintaro, saraf terjepit, tulang belakang
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article antarafoto pemberlakuan ppkm darurat 030721 adm 4 Horee, Jaktim Bebas Zona Merah, Wali Kota Ingatkan Tetap Jaga Prokes
Next Article BAtik Air Duh, Batik Air dari Aceh Mendarat Darurat di Kualanamu, Dugaan Sementara Gangguan Teknis

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260523 WA0009
Gaya hidup

Berawal dari Hobi Koleksi Ribuan Mainan Action Figure dan Mobil-mobilan Berujung Jadi Cuan

Ekonomi
Berantas Praktik Penyimpangan Tata Niaga Ekspor SDA, Pemerintah Bentuk BUMN Khusus
23 May 2026, 15:26
Olahraga
Open Turnamen Japfa FIDE Rated 2026: Aditya dan Novendra Remis, GM Susanto Kalah 
23 May 2026, 21:42
Tekno/Science
Internet Cepat Ternyata Kuras Energi Jaringan Seluler
23 May 2026, 15:54
Ekonomi
Kejar Pertumbuhan 8 Persen Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
23 May 2026, 16:28
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?