Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Lika-Liku Eko Yuli Irawan Persembahkan Kado Kemerdekaan hingga Ujian Diri Tampil di Paris
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Lika-Liku Eko Yuli Irawan Persembahkan Kado Kemerdekaan hingga Ujian Diri Tampil di Paris
HeadlineOlahraga

Lika-Liku Eko Yuli Irawan Persembahkan Kado Kemerdekaan hingga Ujian Diri Tampil di Paris

Pak We
Pak We Published 16 Aug 2021, 16:15
Share
5 Min Read
eko yuli irawan
Eko Yuli Irawan. Foto: NOC Indonesia
SHARE

indoposonline.id – Rasa penasaran Eko Yuli Irawan akan medali emas belum tergenapi di Olimpiade 2020 Tokyo. Namun, torehan yang diukir lifter 32 tahun ini tetap patut diacungi jempol.

Eko Yuli merupakan satu-satunya atlet di Indonesia yang empat kali tampil di Olimpiade dan selalu pulang membawa medali sejak partisipasi pertamanya di Beijing 2008.

Tak cuma itu, Eko Yuli menjadi lifter kedua di dunia yang merebut empat medali Olimpiade. Sebelum Eko Yuli, ada legenda angkat besi Yunani Pyrros Dimas yang mengukir sejarah sejak penampilannya di Olimpiade 1992 Barcelona.

Bedanya, Dimas turun di kelas menegah dan mengoleksi tiga emas serta satu perunggu, sementara Eko dari kelas paling ringan putra dengan raihan dua perak (Olimpiade 2020 Tokyo dan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro) serta dua perunggu (Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London).

Baca Juga

peg
Hadirkan Beragam Promo Spesial, Pegadaian Ajak Masyarakat Raih Merdeka Finansial Dengan Transaksi di Aplikasi Digital Pegadaian
80 Tahun HUT RI, Andika Berkomitmen Bakal Perjuangkan Masyarakat Adil, Makmur dan Sejahtera di Jakarta
Mari Bergembira… Bulan Kemerdekaan Sudah Dimulai: Pesta Rakyat Perdana di Istana, Monas Pusat Hiburannya

Perlu juga dicatat prestasi Eko Yuli ini melampaui prestasi lifter angkat besi putri asal Papua, Lisa Rumbewas. Putri mantan binaragawan nasional Levi Rumbewas ini telah meraih tiga medali pada penampilan di Olimpiade (perak di Olimpiade Sydney 2000 dan Olimpiade 2004 Athena serta perunggu di Olimpiade 2008 Beijing). 

“Olimpiade adalah tujuan akhir seorang atlet, begitu juga saya. Sejak awal saya berkeinginan mendapat medali emas, bukan untuk saya pribadi, tetapi juga untuk negara karena Olimpiade selalu bertepatan dengan hari kemerdekaan. Namun, rezeki saya masih perak. Ini persembahan yang bisa saya berikan untuk negara di HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76,” ujar Eko Yuli pada Senin (16/08).

Bagaimana pun prestasi Eko Yuli tetap patut diacungi jempol. Sebelum pretasi tersebut diukir Eko Yuli di Tokyo, bapak dua anak ini sempat dilanda kecemasan luar biasa. Lima bulan lalu, keinginan Eko Yuli untuk ditangani pelatih Lukman sempat terganjal.

Namun, semua persoalan itu bisa teratasi berkat kepiawaian Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dalam melakukan pendekatan terhadap Ketua Umum PB PABSI Rosan P Roeslani yang juga menjabat sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020 Tokyo. 

“Saya berharap ada solusi karena keinginan saya untuk dilatih Coach Lukman sangat kuat. Ia telah melatih saya sejak Beijing hingga London. Ternyata semua bisa diatasi NOC Indonesia tanpa ada ganjalan lagi. Faktanya, saya dengan Coach Lukman bisa bekerja sama dengan Coach Dirdja Wiharja selaku kepala pelatih saat tampil di Olimpiade,” kata Eko Yuli.

“Saya benar-benar merasakan peran NOC Indonesia dalam membantu mendatangkan Coach Lukman yang sedang dikontrak Federasi Angkat Besi Thailand ke Indonesia. Bahkan, NOC Indonesia juga mencarikan sponsor untuk kebutuhan pelatnas mandiri saya,” tambahnya.

Eko Yuli menuturkan terlepas dari segala hal yang terjadi dalam persiapannya menuju Olimpiade, ia tetap bersyukur mendapat kepercayaan tampil di multievent empat tahunan paling prestisius di dunia. Ia mengaku masih penasaran untuk meraih medali emas Olimpiade, tetapi ia tak mau jemawa bahwa dirinya bisa mewujudkan ambisi tersebut di Paris 2024.

Saat ini, kata Eko, ia ingin mendapat kepercayaan untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade Paris sembari melihat seperti apa persaingan kelas 61kg putra. Apalagi, Komite Olimpiade Internasional (IOC) saat ini tengah mengkaji angkat besi dan tinju untuk Olimpiade musim panas edisi ke-33 mendatang.

“Istri bilang mungkin ayah belum boleh pensiun, harus dapat emas dulu biar bisa pensiun dengan tenang. Itu sebenarnya juga penyemangat saya untuk melanjutkan prestasi. Namun, saat ini kita juga sama-sama tidak tahu masih bisa dipertandingkan di Olimpiade Paris. Saya pribadi ingin tetap tampil, tetapi kita lihat saja dulu ke depannya seperti apa,” terang Eko Yuli. 

“Saya sudah bilang kepada Pak Rosan dan Pak Okto (sapaan karib Raja Sapta) agar saya bisa diberi kesempatan untuk ikut kualifikasi Paris. Beliau-beliau pada intinya mendukung saya karena semua perjuangan yang saya lakukan ini bukan cuma untuk menuntaskan rasa penasaran saya semata, tetapi juga demi Merah Putih,” paparnya.(bas)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: eko yuli irawan, hari kemerdekaan, lifter
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Romelu Lukaku Masih Dikarantina, Lukaku akan Turun Dalam Derby London
Next Article Taman Fasilitas Pengolahan Sampah Antara Tebet Taman Fasilitas Pengolahan Sampah Antara Tebet yang Ramah Lingkungan

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260508 WA0004
HeadlineOlahraga

Duel Ideal Garudayaksa kontra  PSS Sleman di Final Championship Liga 2

HeadlineJabodetabek
Viral Aksi Asusila di Pinggir Rel Jatinegara, Satpol PP Tutup Akses Ilegal dan Perketat Patroli
08 May 2026, 09:16
HeadlineNews
Viral! Dugaan Pelecehan di Ponpes Ciawi Bogor, 3 Korban Resmi Lapor Polisi
08 May 2026, 10:33
Hukum
Dorongan Pengesahan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Kian Menguat di Tengah Meningkatnya Ancaman Digital
08 May 2026, 12:34
Hukum
Periksa Pejabat Bea Cukai dan Swasta, KPK Gali Terus Korupsi di Ditjen Bea Cukai
08 May 2026, 17:22
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?