Dia menegaskan, Taliban tidak akan mencari pembalasan terhadap para mantan tentara dan pegawai pemerintah yang didukung Barat. Bahkan menggaransi pengampunan untuk mantan tentara pemerintah Afghanistan, serta untuk para kontraktor dan penerjemah yang bekerja untuk pasukan internasional.
“Tidak ada yang akan menyakiti, tidak ada yang akan mengetuk pintu Anda. Ada perbedaan besar antara Taliban sekarang dan 20 tahun yang lalu,” klaimnya.
Media bisa terus bebas dan independen di Afghanistan, dan Taliban berkomitmen pada media dalam kerangka budaya mereka. Dia meminta keluarga yang mencoba melarikan diri dari negara itu di bandara Kabul kembali ke rumah. Sebab tidak ada bahaya yang akan menimpa mereka.
“Kita perlu melihat apa yang sebenarnya terjadi, kita perlu melihat tindakan di lapangan dalam hal janji yang ditepati,” timpal Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric
Di Kabul, dikabarkan para pejabat Taliban mengunjungi kuil-kuil utama Sikh dan Hindu. Mereka berjanji memberikan perlindungan bagi minoritas agama, sementara yang lainnya mendorong petugas kesehatan perempuan untuk melanjutkan pekerjaannya.
