“Setelah kita lihat periode kedua pemerintahan Jokowi kan tidak begitu maksimal. Untuk periode kedua ini reshuffle adalah kebutuhan,” kata Immanuel.
Menurut Noel, sapaan Immanuel, ada beberapa penyebab tidak maksimalnya kinerja kabinet Jokowi saat ini. Pertama, akibat pandemi Covid-19. Kedua, para pembantu Jokowi lamban dalam bekerja, sebaliknya malah sibuk berbisnis.
“Tidak kalah lagi faktor yang kedua lambannya kinerja para pembantu-pembantunya yang sibuk berbisnis, sibuk jalan-jalan ke luar negeri, dan sibuk memasang baliho. Dan sibuk membuat pernyataan-pernyataan yang akhirnya merusak citra presiden,” ujar Noel. (bam)
