“Tujuannya untuk menyatukan komunitas global, meningkatkan kesadaran dan melakukan perubahan dalam mewujudkan aksi untuk bumi yang bersih dan sehat,” tuturnya.
Berbeda dengan sebelum adanya Covid, aksi bersih-bersih langsung ke lapangan. Saat pandemi, kegiatan WCD dipusatkan di Kantor Walikotamadya Jakarta Selatan, dihadiri oleh Plt. Walikotamadya Jakarta Selatan, Isanawa Adji.
Dari setiap pelaksanaan WCD, ada evaluasi dari kekurangan yang ada, dan pelaksanaan WCD tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. “Misalnya, sudah memulai kegiatan 3 bulan sebelumnya dengan sosialisasi, edukasi melalui media daring, lebih banyak melibatkan pemangku kepentingan, serta ada pencapaian sampah terkumpul,” ungkap Liana.
Sebanyak 100 ribu relawan pun mengikuti World Cleanup Day (WCD) atau Aksi Bersih-Bersih Sedunia di lima wilayah Ibu Kota Jakarta.
“Hari ini Jaksel menjadi tuan rumah WCD dan menjadi rekor karena 100 ribu orang diajak untuk aksi bersih-bersih ini,” ujar Plt Wali Kota Jaksel, Isnawa Adji di sela-sela penyelenggaraan WCD di Kantor Wali Kota Jaksel, Sabtu (18/9).
