Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: ASPEBINDO: Krisis Energi Hantam Dunia, RI Harus Siap Melihat Peluang
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > ASPEBINDO: Krisis Energi Hantam Dunia, RI Harus Siap Melihat Peluang
Ekonomi

ASPEBINDO: Krisis Energi Hantam Dunia, RI Harus Siap Melihat Peluang

Robi
Robi Published 20 Oct 2021, 18:39
Share
3 Min Read
Ilustrasi batu bara.
Ilustrasi batu bara. Foto: net
SHARE

IPOL.ID – Krisis energi sedang melanda berbagai negara di dunia. Salah satu faktornya yakni pemulihan ekonomi yang terjadi namun tak dibarengi dengan ketersediaan pasokan yang memadai. Energi baru terbarukan atau green energi yang telah diterapkan komitmennya oleh negara-negara barat dan eropa ternyata belum mampu menopang kebutuhan energi, Krisis energi yang di alami oleh negara-negara di dunia pun menyebabkan krisis listrik akibat permasalahan sistem rantai pasok global.

Kekurangan batu bara yang mendominasi 70 persen sumber listrik. Belum lagi rekor harga bahan bakar yang tinggi, serta permintaan industri pascapandemi yang meningkat seiring desakan menggunakan industri yang lebih ramah lingkungan.

Pada perdagangan di pasar ICE Newcastle (Australia) kemarin, Selasa (05/10) lalu, harga batu bara sudah mengalami kenaikan lebih dari 14 persen. Saat ini rekor harga batu bara ada di US$ 280 per ton yang merupakan titik tertinggi setidaknya sejak 2008.

Ketua Umum Asosiasi Pemasok Batu Bara dan Energi Indonesia (ASPEBINDO) Anggawira mengatakan, saat ini banyak negara yang sedang terhantam krisis energi dari Eropa, China, India hingga Singapura. Situasi ini harus bisa dilihat oleh Indonesia menjadi momentum peluang untuk bisa memaksimalkan di bidang energi ini.

Baca Juga

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Foto: Instagram @bahlillahadalia
Viral Menteri ESDM Naik Jet Pribadi, Begini Respon HIPMI
Waketum Aspebindo Klaim Tangan Dingin Bahlil Bisa Membuat Sektor Energi Menyala
Kini Pemerintah Perluas Simbara ke Nikel dan Timah demi Kemakmuran Rakyat Indonesia
123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Anggawira, ASPEBINDO, Batubara
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article RONALDO SIP Preview Liga Champions MU vs Atalanta, Setan Merah Limbung Banyak Pemain Cidera
Next Article meteorit 2 Catat Ya, Puncak Hujan Meteor Orionid Ada di Pekan Ini

TERPOPULER

TERPOPULER
ular
HeadlineJabodetabek

Main Ular Weling Berujung Maut, Pemuda di Bogor Meninggal Dunia

HeadlineOlahraga
Kalah dari Jeon Hyeok Jin, Moh Zaki Ubaidillah Ambil Pelajaran di Thailand Open 2026.
14 May 2026, 19:58
Gaya hidupHeadline
Simak Sejumlah Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
14 May 2026, 19:28
Politik
NasDem Soroti Layanan Kesehatan Jakarta yang Dinilai Masih Jauh dari Harapan
14 May 2026, 17:28
Headline
AFC Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Sanksi Tanpa Penonton
14 May 2026, 13:21
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?