Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Catat Ya, Puncak Hujan Meteor Orionid Ada di Pekan Ini
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Catat Ya, Puncak Hujan Meteor Orionid Ada di Pekan Ini
Tekno/Science

Catat Ya, Puncak Hujan Meteor Orionid Ada di Pekan Ini

Iqbal
Iqbal Published 20 Oct 2021, 18:48
Share
2 Min Read
meteorit 2
Para pengamat langit dapat mulai mencari Orion rendah di langit timur sebelum fajar pada pagi hari di sekitar puncak, 20-21 Oktober. Pengaturan terlihat di sini dari garis lintang tengah-utara. Foto: Starry Night
SHARE

IPOL.ID – Komet Halley mengelilingi Matahari dalam orbit elips yang membawanya melampaui orbit Neptunus dan sedekat mungkin dengan Matahari. Komet membutuhkan waktu 75 tahun untuk menyelesaikan putarannya.

Komet Halley melakukan kunjungan terakhirnya ke Matahari pada tahun 1986. Batuan luar angkasa itu akan kembali ke sekitar Matahari dan Bumi pada pertengahan musim panas tahun 2061.

Orbit Komet Halley mendekati orbit Bumi di dua tempat. Satu titik adalah di awal Mei, menghasilkan tampilan meteor yang dikenal sebagai Eta Aquarids. Poin lainnya datang di pertengahan hingga akhir Oktober, menghasilkan meteor Orionid.

Dengan kecepatan 66 kilometer per detik, mereka muncul sebagai garis-garis cepat, lebih cepat sehelai rambut dibandingkan Eta Aquarid yang datang di bulan Mei. Dan seperti hujan Eta Aquarid, “bintang jatuh” paling terang cenderung meninggalkan jejak yang tahan lama.

Baca Juga

suar matahari
Matahari Keluarkan Suar Lagi, Pekan Ini Dipastikan Telekomunikasi di Bumi Terganggu
NASA Akhirnya Sukses Kirim Teleleskop James Webb ke Luar Angkasa
Kapan, di Mana, dan Bagaimana Melihat Gerhana Matahari Total Pada 4 Desember 2021

Dan memang, penelitian telah menunjukkan bahwa sekitar setengah dari semua Orionid yang terlihat meninggalkan jejak tahan lebih lama daripada meteor lain dengan kecerahan setara.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Komet Halley, meteor orionid, pengamatan benda langit
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ilustrasi batu bara. ASPEBINDO: Krisis Energi Hantam Dunia, RI Harus Siap Melihat Peluang
Next Article New Project 4 5 Ini Alasan TPPU Wajib Diterapkan ke Bupati Muba

TERPOPULER

TERPOPULER
ular
HeadlineJabodetabek

Main Ular Weling Berujung Maut, Pemuda di Bogor Meninggal Dunia

Gaya hidupHeadline
Simak Sejumlah Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
14 May 2026, 19:28
HeadlineOlahraga
Kalah dari Jeon Hyeok Jin, Moh Zaki Ubaidillah Ambil Pelajaran di Thailand Open 2026.
14 May 2026, 19:58
Politik
NasDem Soroti Layanan Kesehatan Jakarta yang Dinilai Masih Jauh dari Harapan
14 May 2026, 17:28
Headline
AFC Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Sanksi Tanpa Penonton
14 May 2026, 13:21
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?