Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Badai Matahari Hantam Bumi Malam Ini Pukul 23.00 WIB, Perlukah Kita Khawatir?
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Badai Matahari Hantam Bumi Malam Ini Pukul 23.00 WIB, Perlukah Kita Khawatir?
Headline

Badai Matahari Hantam Bumi Malam Ini Pukul 23.00 WIB, Perlukah Kita Khawatir?

Iqbal
Iqbal Published 12 Oct 2021, 10:58
Share
2 Min Read
badai matahari
Matahari menimbulkan badai matahari yang berdampak pada elektromagentik di Bumi. Foto: the sun
SHARE

The Sun melaporkan, tampilan cahaya alami tersebut adalah contoh magnetosfer Bumi yang dibombardir oleh angin Matahari. Lalu menciptakan tampilan hijau dan biru yang cantik.

Matahari saat ini berada di awal siklus Matahari 11 tahun baru, yang biasanya melihat letusan dan suar tumbuh lebih intens dan ekstrem. Peristiwa ini diperkirakan akan mencapai puncaknya sekitar tahun 2025 dan diharapkan pesawat luar angkasa Solar Orbiter akan mengamati semuanya karena bakal terbang dalam jarak 26 juta mil dari Matahari.

NOAA mengungkapkan di situsnya, “Analisis peristiwa dan keluaran model menyarankan kedatangan CME sekitar tengah hari pada 11 Oktober (waktu Inggris), dengan efek yang bertahan hingga 12 Oktober.”

Badai Matahari diperkirakan hanya sedang tetapi bisa berlangsung hingga besok pagi.

Baca Juga

Strain baru mpox diyakini mendatangkan malapetaka di Republik Demokratik Kongo (DRC) di mana lebih dari 14.000 kasus dan lebih dari 500 kematian telah terjadi.
Kasus Pertama Mpox di Luar Afrika, WHO Nyatakan Darurat Global
Viral Ribuan Ikan Tongkol Terlihat di Pantai Sumur Pandeglang
Warga Tujuh Kota Kabupaten Rasakan Gempa M 7,3 Kepulauan Mentawai
Previous Page12
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: badai matahari, dampak badai matahari, fenomena alam, ruang angkasa, sains
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Yusri Yunus Polda Metro Jaya Ungkap 52 Kasus Begal, Dua Korban Tewas di Tangerang dan Bekasi
Next Article trans bkasi Pemkot Bekasi Beri Sinyal Izinkan Tempat Bermain Anak Beroperasi

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260515 WA00912
HeadlineNews

Viral! UPN Veteran Yogya Nonaktifkan Dosen usai Laporan Kekerasan Seksual

HeadlineHukum
KPK Panggil 2 Pejabat Kemenhub Terkait Perkara Korupsi Jalur Kereta
20 May 2026, 17:18
Nasional
Komjak Gelar Malam Anugerah Cahaya Adhyaksa Nusantara, Bentuk Apresiasi Insan Adhyaksa Berprestasi
20 May 2026, 22:53
HeadlineHukum
Dipanggil KPK, PJ Sekda Didalami Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung
20 May 2026, 15:21
Gaya hidup
Dari Western Hingga Asia, Nikmati Eksplorasi Rasa di BUNK Lounge & Bar
21 May 2026, 01:11
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?