“Kita sudah seringkali mengundang direksi PT. PITS, menanyakan modal 65 Milyar sudah menghasilkan apa belum, namun setelah dievaluasi kinerjanya selama 8 tahun memang masih jauh dari yang diharapkan,” kata Aziz salah satu anggota Komisi 3 DPRD Kota Tangsel, Rabu (27/10/21).
Di sisi yang sama, Fraksi Demokrat juga mengkomentari terkait langkah-langkah PT. PITS yang secara perhitungan bisnis masih belum profitable, dan pihaknya juga pernah meminta Walikota Tangsel Airin di zamannya untuk melakukan Istikharah, dalam memberikan Aset Pasar kepada BUMD PT. PITS.
“Waktu itu saya juga secara pribadi sudah meminta kepada walikota untuk Istikharah dalam penyertaan modal BMD 3 aset pasar (Jombang, Bintaro, dan Serpong) kepada BUMD PITS, lantaran masih belum maksimal kinerjanya,” jelas Wawan.
Melihat daripada evaluasi itu semua, Heri Sumardi meminta kepada Walikota untuk segera melakukan RUPS Luar Biasa, lantaran direksi-direksi nya sudah tidak memiliki produktivitas yang baik dalam melakukan terobosan bisnis yang profitable.

