Dalam Era society 5.0 komponen utamanya adalah manusia, dimana semua teknologi adalah bagian dari manusia itu sendiri, internet bukan hanya digunakan untuk sekedar berbagi informasi melainkan untuk menjalani kehidupan.
Menurut Haris, masyarakat dalam era society 5.0 adalah masyarakat yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era revolusi industry 4.0. Di masa society 5.0 manusia dituntut untuk dapat lebih memiliki kemampuan memecahkan masalah kompleks, berfikir kritis, dan kreatif.
“Erick Thohir (Menteri BUMN) dalam pemaparannya pernah mengatakan, bahwa saat ini era Society 5.0 menghasilkan banyak transformasi dan disrupsi digital,” ujar dia.
Hal ini merupakan suatu peluang, namun juga sebagai ancaman bagi sumber daya manusia khususnya generasi milenial.
“Pada tahun 2005, 10 perusahaan terbesar di dunia merupakan perusahaan yang bergerak pada pengelolaan sumber daya alam, namun saat ini 7 dari 10 perusahaan terbesar di dunia merupakan perusahaan yang berbasis pada teknologi,” sambung Haris lagi.
