menyelesaikan masterplan kota cerdas melalui pendampingan oleh Kementerian Kominfo,” jelas Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam Konferensi Pers “Kaleidoskop Kementerian Kominfo Tahun 2021 dan Outlook Tahun 2022” (30/12).
Dengan demikian, secara total, Kementerian Kominfo telah melakukan pendampingan smart city bagi 141 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia.
Sebagai Government Chief Technology Officer dalam penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, Kementerian Kominfo melakukan tahapan pra-pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) di tahun ini sembari mengoperasikan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS).
“Saat ini PDNS telah memfasilitasi penyimpanan data bagi beberapa aplikasi untuk penanganan COVID-19, seperti PeduliLindungi, SiLacak, PCare, dan juga PDNS dimanfaatkan untuk penyimpanan data 223 Instansi Pemerintahan Pusat dan Daerah,” terang Dedy Permadi.
Pada tahun 2022 mendatang, Kementerian Kominfo menargetkan perluasan jangkauan program Smart City serta melakukan evaluasi terhadap keseluruhan Kabupaten/Kota yang telah mengikuti program ini. “Kami juga menargetkan groundbreaking Pusat Data Nasional (PDN) Pemerintah (Government Cloud) pertama di Bekasi di tahun 2022,” ujar Dedy Permadi.
