“Di NTT itu sudah dibangun 156 BTS 4G. Namun belum cukup, masih dibutuhkan sekitar 421 BTS untuk desa dan kelurahan di Nusa Tenggara Timur yang sedang kami bangun di tahun 2021 dan Tahun 2022,” ujarnya.
Menkominfo menargetkan pada akhir Tahun 2022 mendatang, seluruh desa dan kelurahan di Nusa Tenggara Timur sudah dapat dilayani seluruhnya oleh sinyal 4G dan dilengkapi tahun 2023 dengan layanan high throughput satellite SATRIA-1 yang akan diletakkan di orbit.
“Dengan demikian, maka jaringan tulang punggung untuk memberikan dukungan bagi pengembangan dan pembangunan destinasi wisata super prioritas di Nusa Tenggara Timur, yang didukung dengan pulau-pulau sekitarnya, bisa kita kelola dengan lebih baik,” ujarnya.
Menteri Johnny menyatakan saat ini Pemerintah fokus untuk mengembangkan DPSP yang memiliki nilai tinggi. Selain penyediaan infrastruktur digital, diperlukan peran untuk mengemas destinasi pariwisata agar menarik bagi wisatawan.
“Tinggal kita mampu tidak mengemasnya? Kata sahabat saya, NTT itu adalah belahan surga yang dititipkan di bumi dan dipercayakan kepada Pemerintah dan rakyat Nusa Tenggara Timur untuk mengolahnya. Marilah kita mengolah surga yang dititipkan di bumi ini dengan baik,” tandasnya.
