Saat turun tangan langsung sebagai CEO, penyuka golf dan touring motor ini merasakan passion yang kuat untuk menjadikan Restock.ID peer to peer lending terbaik. “Bulan Oktober lalu Restock.ID baru saja menandatangani persetujuan dengan funder internasional yang sangat besar, yaitu 8,5 juta dollar atau sekitar 120 miliar rupiah. Kemudian, bulan November lalu, dari sekitar 5.000 applicants, Restock.ID terpilih mengikuti program Fintech dari Qatar Development Bank (QDB). Dari Indonesia hanya Restock.ID yang terpilih,” kata Tiar.
Pencapaian lain dari Restock.ID di masa kepemimpinan Tiar adalah naiknya target penyaluran setiap bulan, mulai dari bulan Juni hingga Desember tahun ini. Bahkan, di bulan November 2021 adalah penyaluran tertinggi di sepanjang sejarah Restock.ID berdiri, yaitu 90 miliar rupiah. Sejak awal, Restock.ID menetapkan diri sebagai peer to peer lending dengan basis inventory financing (menyediakan pembiayaan bagi UKM dengan memanfaatkan aset dan inventori usaha sebagai jaminan). Sedangkan untuk penerima pembiayaan pun beragam, mulai dari yang bergerak di bidang fashion retail (70%), sampai dengan yang bergerak di bidang healthcare, komoditas, dan consumer goods.
