Guyon Politik
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin di lain kesempatan menilai mengemukanya isu Budi G Sadikin layak menjadi capres hanya candaan politik saja. Ujang menilai, elektabilitas Budi Sadikin masih kosong alias 0.
“Artinya rakyat pun tak mendukungnya. Jika ingin maju sebagai capres atau cawapres, mesti punya elektabilitas tinggi. Karena elektabilitas (keterpilihan itu) menjadi modal utama bagi capres atau cawapres,” tukas Ujang.
Ujang melanjutkan, isu yang berkembang hanya mengampanyekan Budi Sadikin saja. Dia juga menilai, meredanya COVID-19 bukan karena Budi Sadikin sebagai menkes.
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga memiliki persepsi sama. Dia melihat nama Budi Sadikin juga tak pernah muncul dalam setiap hasil survei. Artinya, elektabilitas Budi Sadikin tidak pernah muncul.
“Karena itu, Budi Gunadi dilihat dari elektabilitasnya hingga saat ini belum layak dijadikan capres. Dengan keterpilihan yang belum ada, tentu tidak akan ada partai politik yang mau mengusungnya,” katanya.
