Mengusung konsep ramah lingkungan, Sharp Indonesia akan memasang sistem pembangkit tenaga surya di atap pabrik, menggunakan daya yang dihasilkan untuk penerangan, jalur produksi, dan lainnya untuk mengurangi beban lingkungan dengan mengadopsi struktur atap yang memungkinkan penerangan melalui cahaya alami dan mengeluarkan panas dalam ruangan.
Memiliki investasi sebesar 4 miliar yen atau Rp582 miliar, Sharp Indonesia mematok penjualan 100.ooo unit per bulan untuk pasar domestik dan pasar ekspor. “Indonesia adalah pasar yang sangat menjanjikan, oleh karena itu untuk memenuhi permintaan produk AC dengan harga yang kompetitif, kami memutuskan untuk membangun pabrik di Indonesia. Melalui pabrik AC ini, kami optimis dapat meningkatkan pangsa pasar sebesar 30 persen dan mempertahankan peringkat pertama pasar AC di Indonesia,” papar Shinji Teraoka selaku Presiden Direktur Sharp Indonesia dalam kata sambutannnya.
Ke depan, pihaknya akan membangun sistem pasokan yang stabil tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh pasar ASEAN. Perusahaan juga akan memproduksi model AC dengan nilai tambah seperti fitur AIot.
