2. Kurang Tenang
Para pemain Timnas Indonesia U-19 juga tampak kurang tenang saat akan memulai serangan, baik saat melakukan build-up ataupun saat melakukan serangan balik usai merebut bola dari kaki lawan.
Akibat kurang tenang, para pemain Timnas Indonesia U-19 kerap salah melepaskan umpan ketika mendapatkan pressing dari pemain-pemain Korsel.
Walhasil, serangan yang coba dibangun Timnas Indonesia U-19 pun dengan mudah putus di tengah jalan.
3. Finishing
Penyelesaian akhir juga menjadi salah satu penyebab Timnas Indonesia U-19 hanya mampu mencetak satu gol dalam pertandingan ini.
Pada laga ini sebenarnya Timnas Indonesia memiliki beberapa peluang emas seperti pada menit ke-23.
Saat itu Indonesia mendapatkan peluang emas lewat tembakan Arsa Ahmad yang lepas dari kawalan pemain belakang Korsel. Sayang, tembakannya masih melambung di atas mistar Korsel.
Di menit ke-84, Indonesia juga mendapatkan peluang emas lewat Marcelino Ferdinan. Berawal dari skema serangan balik, Marcelino yang bebas dari kawalan pemain belakang lawan mampu melepas tembakan, namun dapat ditepis kiper Korsel.
