“Sebelumnya saya dan Persikota dari awal berjuang secara keras, penuh jerih payah, lelah, letih, dan bersungguh-sungguh untuk mewarnai dunia sepak bola di Indonesia,” ujar Prilly dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya.
“Saya semangat dan tertarik untuk masuk dan terjun langsung ke sepak bola Indonesia, karena saya melihat adanya harapan yang besar untuk memajukan dan membesarkan sepak bola di negara,” tambah Prilly.
Namun, Prilly menyayangkan atas kinerja wasit yang memimpin pertandingan antara Persikota Tangerang berhadapan dengan Farmel FC.
“Tapi sangat disayangkan apa yang diperlihatkan dan dipertontonkan di laga hari ini antara Persikota melawan Farmel adalah bukti nyata bahwa kondisi sepak bola di Indonesia masih mengecewakan,” tegasnya.
“Usaha, kerja keras, dan keringat yang dikeluarkan oleh tim kami rasanya dibayar sia-sia dengan adanya kejadian hari ini, tentu saya kecewa,” sambungnya.
Prilly mengharapkan agar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dapat menjadi rumah yang netral bagi para klub bola Tanah Air.
