Sebagai faktor utama dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2022 ini, dari segi keselamatan DJKA telah melakukan rampcheck sejak tanggal 15 Maret 2022 bahkan sampai saat ini sudah 90% untuk memastikan sarana dan prasana yang akan digunakan selama program mudik ini.
Terkait padatnya perlintasan sebidang pada mudik kali ini, Zulfikri mengungkapkan bahwa DJKA telah membuat surat edaran untuk para stakeholder terkait seperti Pemerintah Daerah bahkan DJKA sendiri yaitu Balai Teknik Perkeretaapian untuk sama-sama menjaga dan memastikan kesiapan petugas di setiap perlintasan sebidang.
Dalam paparannya, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Mohamad Risal Wasal menyampaikan prediksi penumpang yang akan mudik tahun ini sesuai dengan data dari Badan Peneilitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan adalah sebanyak 85 juta orang dengan potensi penumpang yang akan mudik dengan moda kereta api sebanyak 7,6 juta yang meningkat 11% dari jumlah penumpang pada program mudik sebelumnya.
