Laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor independen Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis, dan Rekan (Firma anggota jaringan global PwC) tersebut juga mencerminkan tata kelola perusahaan yang baik. “Ini menjadi pondasi yang kuat bagi perusahaan untuk menghasilkan kinerja positif pada tahun-tahun berikutnya,” kata Gatot menambahkan.
Selain pertumbuhan bisnis perusahaan yang terus tumbuh positif dan Istimewa, JamSyar juga turut mendukung berbagai program Pemerintah dalam peningkatan perekonomian Nasional. Bukti dukungan JamSyar tersebut dapat dilihat dari keikutsertaan perusahaan dalam memberikan penjaminan kepada pelaku usaha yang terdampak pandemi melalui produk Penjaminan Pembiayaan Modal Kerja Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan produk penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR iB) yang bekerja sama dengan mitra-mitra Bank Syariah yang ditunjuk oleh Pemerintah.
Gatot yakin bahwa pencapaian ini tak lepas dari Teknologi Informasi (TI) yang unggul serta penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mendukung ekspansi usaha maupun peningkatan pertumbuhan bisnis yang profitable dan sustainable. Tahun 2022 menjadi momen yang ditapaki Jamsyar dengan penuh percaya diri dengan pondasi kompetensi, loyalitas dan integritas untuk terus Secure, Survive, Sustain di masa masa yang akan datang.
